Tukaran Link

Tukaran Banner

Pengunjung

Followers

Kategori

Statistik

Blog Saya

Translate

Anda yang kE

Web Page Hit Counter

Chat Box

Jangan Lupa di Like ya Gan...

Kalender

What Time is it?

Sharing File Windows XP ke Redhat 9

Untuk dapat berbagi pakai file dan folder dari Redhat 9 ke Windows XP, kita hanya butuh sedikit settingan pada Redhat 9. 

- Buka terminal dan login sebagai root


- Buatlah direktori / folder public pada /home
   [root@timalgrib root]# cd /home
   [root@timalgrib home]# mkdir public

- Kemudian buka samba server dari main menu

- Klik add, lalu akan muncul kotak create samba share. Pilih tab basic lalu checklist pada Read / Write. Kemudian klik tab Access lalu checklist pada Allow access to everyone.

- Kembali ke tab basic. Klik tombol browse, lalu lalu tentukan direktori yang akan di share misalnya public yang sudah kita buat tadi. Jika sudah klik ok.
- Kemudian klik preferences, lalu pilih server settings.
- Pada tab basic ganti workgroupnya menjadi mshome
- Kemudian pilih tab security, ubah Authentication Mode menjadi share kemudian ok

Konfigurasi selesai, kini folder public tadi bisa dilihat di client windows. Untuk dapat melihat direktori atau folder redhat yang lain, tinggal lakukan saja share seperti tadi pada bagian add lalu klik browse untuk memilih file yang akan di share.

Membangun DHCP server pada Linux Redhat 9

Sebagai kelanjutan dari Membangun DNS Server pada Linux Redhat 9 yang nantinya akan digunakan sebagai server pada sebuah jaringan intranet, kali ini saya ingin berbagi tentang cara membangun DHCP pada linux redhat 9. Manfaat dari dibangunnya DHCP ini, kita yang sebagai administrator dalam jaringan tidak perlu susah payah lagi untuk mengkonfigurasi IP pada masing-masing komputer yang terhubung dalam jaringan, karena semuanya akan diatur dalam server Redhat ini dan Redhat akan secara otomatis memberi IP kepada setiap PC yang terhubung dalam satu jaringannya.


- Buka terminal dan login sebagai root
[root@timalgrib root]#

- Copy file dhcpd.conf.sample ke direktori /etc dan rename file nya menjadi dhcpd.conf
[root@timalgrib root]# cd /usr/share/doc/dhcp-3.0pl1
[root@timalgrib dhcp-3.0pl1]# cp dhcpd.conf.sample /etc/dhcpd.conf

- Konfigurasi  file dhcpd.conf
[root@timalgrib root]# vi /etc/dhcpd.conf
------------------------------------------------------------------------------------------------------

ddns-update-style interim;
ignore client-updates;

subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {

# --- default gateway
      option routers                192.168.1.1;
      option subnet-mask            255.255.255.0;

      option nis-domain       "timalgrib.com";
      option domain-name            "timalgrib.com";
      option domain-name-servers    192.168.1.2;

      option time-offset            -18000;     # Eastern Standard Time
#     option ntp-servers            192.168.1.1;
#     option netbios-name-servers   192.168.1.1;
# --- Selects point-to-point node (default is hybrid). Don't change this unless
# -- you understand Netbios very well
#     option netbios-node-type 2;

      range dynamic-bootp 192.168.1.11 192.168.1.20;
      default-lease-time 21600;
      max-lease-time 43200;

      # we want the nameserver to appear at a fixed address
      host ns {
            next-server marvin.redhat.com;
            hardware ethernet 12:34:56:78:AB:CD;
            fixed-address 207.175.42.254;
      }
}
------------------------------------------------------------------------------------------------------
:wq
keterangan :
subnet : isi sesuai dengan subnet ip yang anda dipakai, biasanya subnet  diakhiri dengan 0 dibelakangnya
netmask : isi dengan subnet mask IP anda
option routers : isi dengan gateway anda
option nis-domain : isi dengan DNS anda
option domain-name : isi dengan DNS anda
option domain-name-servers : isi dengan ip DNS anda
range dynamic-bootp : isi dengan IP yang akan menjadi DHCP. Dalam konfigurasi ini saya set IP yang akan diberikan mulai dari 192.168.1.11 sampai 192.168.1.20

- Kemudian restart dhcpd
------------------------------------------------------------------------------------------------------
[root@timalgrib root]# service dhcp restart
Shutting down dhcpd:                                                          [  OK  ]
Starting dhcpd:                                                                    [  OK  ]
[root@timalgrib root]#
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Konfigurasi selesai dan dhcp telah aktif dalam network.

    Membangun DNS Server pada Linux Redhat 9

    DNS (Domain Name System) adalah sebuah aplikasi yang dapat menerjemahkan alamat IP menjadi sebuah domain name atau dari domain name ke IP. DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Sebagai contoh, misal saat kita membuka situs seperti www.google.co.id sebenarnya alamat tersebut merupakan IP 209.85.175.104. Dengan adanya DNS, kita sudah tidak perlu lagi menghafalkan semua IP web yang ada di Internet.

    Sekedar bagi-bagi ilmu ke teman-teman dan juga bertujuan sebagai catatan saya sendiri agar tidak lupa, maka saya akan tuliskan disini sedikit tutorial mengenai cara membuat DNS server pada redhat 9.

    Konfigurasi IP saya sebagai berikut :
    - IPADDRESS = 192.168.1.2  ( IP ini yang akan dijadikan DNS server menjadi timalgrib.com )
    - NETMASK = 255.255.255.0
    - NETWORK = 192.168.1.0
    - GATEWAY = 192.168.1.1
    - BROADCAST = 192.168.1.255

    Saya asumsikan bahwa anda telah menginstal OS redhat 9. Ok, ikuti langkahnya seperti dibawah.

    - Buka terminal dan login sebagai root. ketik "su" tanpa tanda petik, lalu masukkan password root anda hingga seperti ini
    - ketik pada terminal perintah berikut.kemudian edit dengan menyisipkan file yang berwarna merah sesuai posisinya
       [root@timalgrib root]# vi /etc/named.conf
    ----------------------------------------------------------------------------------------------------------
    // generated by named-bootconf.pl

    options {
        directory "/var/named";
        /*
         * If there is a firewall between you and nameservers you want
         * to talk to, you might need to uncomment the query-source
         * directive below.  Previous versions of BIND always asked
         * questions using port 53, but BIND 8.1 uses an unprivileged
         * port by default.
         */
        // query-source address * port 53;
    };

    //
    // a caching only nameserver config
    //
    controls {
        inet 127.0.0.1 allow { localhost; } keys { rndckey; };
    };
    zone "." IN {
        type hint;
        file "named.ca";
    };

    zone "localhost" IN {
        type master;
        file "localhost.zone";
        allow-update { none; };
    };

    zone "0.0.127.in-addr.arpa" IN {
        type master;
        file "named.local";
        allow-update { none; };
    };

    zone "timalgrib.com" IN {
        type master;
        file "master.zone";
    };
                                                                                 
    zone "1.168.192.in-addr.arpa" IN {
        type master;
        file "master.arpa";
    };

    include "/etc/rndc.key";
    ----------------------------------------------------------------------------------------------------------

    - Sekarang kita buat file master.zone dan file master.arpa. Masuk ke direktori /var/named lalu duplicate file named.local kemudian rename file duplicate tadi menjadi master.zone. Kita akan mengedit file master.zone terlebih dahulu.
         [root@timalgrib root]# cd /var/named
         [root@timalgrib named]# cp named.local master.zone
         [root@timalgrib named]# vi master.zone
    ----------------------------------------------------------------------------------------------------------

    $TTL  86400
    @       IN      SOA     ns.timalgrib.com. root.timalgrib.com.  (
                                          1997022700 ; Serial
                                          28800      ; Refresh
                                          14400      ; Retry
                                          3600000    ; Expire
                                          86400 )    ; Minimum
            IN    NS      ns.timalgrib.com.
           IN   MX      0 ns.timalgrib.com.
           IN   A     192.168.1.2
    ns     IN   A     192.168.1.2
    Mail   IN   A     192.168.1.2
    www    IN   A     192.168.1.2
    ftp    IN   A     192.168.1.2
    ----------------------------------------------------------------------------------------------------------
    :wq

    - Kemudian buat file master.arpa. Caranya hampir sama dengan yang tadi
          [root@timalgrib named]# cp named.local master.arpa
          [root@timalgrib named]# vi master.arpa
    ----------------------------------------------------------------------------------------------------------
    $TTL  86400
    @       IN      SOA     ns.timalgrib.com. root.timalgrib.com.  (
                                          1997022700 ; Serial
                                          28800      ; Refresh
                                          14400      ; Retry
                                          3600000    ; Expire
                                          86400 )    ; Minimum
                  IN      NS      ns.timalgrib.com.
    2       IN      PTR     ns.timalgrib.com.
    ----------------------------------------------------------------------------------------------------------
    :wq

    - Kemudian edit file hosts dan sesuaikan isi filenya seperti dibawah ini. yang perlu di edit hanya bagian yang diberi warna merah saja.
         [root@timalgrib named]# vi /etc/hosts
    ----------------------------------------------------------------------------------------------------------
    # Do not remove the following line, or various programs
    # that require network functionality will fail.
    127.0.0.1   localhost.localdomain   localhost
    192.168.1.2 timalgrib.com     server
    ----------------------------------------------------------------------------------------------------------
    :wq

    - Edit juga file resolv nya agar redhat dapat membaca dns server
        [root@timalgrib named]# vi /etc/resolv.conf
    ----------------------------------------------------------------------------------------------------------
    search timalgrib.com
    nameserver 192.168.1.2

    ----------------------------------------------------------------------------------------------------------
    :wq

    - Sekarang ketik perintah di terminal sebagai berikut
    ----------------------------------------------------------------------------------------------------------
         [root@timalgrib named]# nslookup -sil timalgrib.com
         [root@timalgrib named]#
         Server:         192.168.1.2
         Address:        192.168.1.2#53

         Name:   timalgrib.com
         Address: 192.168.1.2
         [root@timalgrib named]#
    ----------------------------------------------------------------------------------------------------------
    bila muncul seperti diatas, berarti konfigurasi DNS server pada server redhat telah selesai.

    Mari Kita Kembangkan Linux di Kota Dumai

    Akhirnya selesai sudah tugas kami siswa TKJ untuk membangun server dengan menggunakan OS Linux Redhat 9. Kemarin saya pernah mencoba memakai distro linux fedora 8 untuk membangun server, tetapi setelah sampai membangun dhcp (baca Membuat DHCP Server Pada Fedora8), saya kehilangan minat ( karena begitu sulitnya, hehe... ) untuk melanjutkannya dan beralih ke distro Redhat dengan versi 9. Mulanya terasa sangat sulit sekali, yah mungkin dikarenakan kami yang masih familiar dengan windows dan awam sekali dengan Linux.

    Sampai kemudian saya bergabung dengan forum penggemar Linux yang ada di kota Dumai yaitu Fedora Dumai. Banyak hal yang saya dapat di forum tersebut seperti halnya membangun server dengan redhat. Bahkan kami juga sudah mengadakan 2x pertemuan belajar bersama yang terkhusus untuk daerah dumai saja. Untuk yang berada di luar Dumai juga dapat bergabung, dan dapat juga bertanya berbagai hal dalam forum ini.


    Buat yang berminat untuk bergabung di komunitas atau forum Fedora Dumai ikuti langkah-langkahnya sebagai berikut:
    - Anda harus punya e-mail di gmail dulu. Klik disini untuk mendaftar di gmail
    - Kemudian klik klik ini.
    - Klik I would like to proceed to this page

    - Kemudian klik "gabung ke grup ini" yang ada di sebelah kanan

    PB Tidak Mau Connect Ke Server

    Beberapa hari yang lalu, saya sempat mendapat masalah dengan game PB saya. Biasanya, seperti yang kita tahu begitu di klik icon pb, maka seketika akan muncul icon launchernya, tapi saat itu saya klik, malah muncul pesan error code serta tulisan yang mengatakan server lagi padat. Saya saat itu sudah coba berbagai cara. Mulai dari meng-uninstall pb tersebut lalu menginstalnya kembali dengan benar, tapi error code tersebut selalu muncul dan tidak pernah bisa masuk ke launchernya. Padahal di PC lain di warnet saya PB nya lancar-lancar saja, cuma PC yang satu ni aja yang buat saya pening total. Kemudian saya kira ini virus, lalu saya putuskan saja untuk menginstal ulang windows nya agar semua kembali ke default. Tetapi hasilnya sama saja, tidak bisa dimainkan (masuk ke launchernya saja kagak).

    Point Blank   Download & Install Game Online Point Blank
    Tapi sekarang saya sudah dapat solusi yang kayak beginian dan oleh sebab itu saya postingkan disini. Kalo sobat mendapat masalah yang sama seperti yang saya rasakan beberapa hari yang lalu, itu mungkin disebabkan karena PB yang anda instal itu adalah PB versi lama yang berat file installernya kira-kira 467 Mb. Solusinya, sobat harus men-download lagi PB yang baru yang berat file installernya kira-kira 553 Mb.
    Untuk mendownload nya, silahkan klik disini

    Menggerakkan Pointer dengan Keyboard

    Sebenarnya ini sih trik lama, dan saya cuma ingin mereview ulang aja. Jadi kalau misalnya mouse anda ngadat ditengah jalan, jangan langsung tekan tombol restart pada CPU sebagai solusi. Restart kan saja sesuai dengan langkah-langkah nya yang benar. Untuk itu ikuti langkah-langkah berikut agar anda dapat mengontrol pointer anda dari keyboard anda, lalu klik start dan pilih turn off, lalu restart untuk merestart PC.





    Langsung aja ke caranya yaitu sebagai berikut :
    - Tekan aja tombol shift pada keyboard anda sebanyak 5x berturut-turut, maka akan muncul seperti dibawah ini









    - Klik setting, centang bagian Use MouseKeys. Lalu pilih setting

















    -  Setting aja seperti dibawah ini, lalu klik ok dan ok lagi
















    - Cara menggerakkannya, anda cukup menekan tombol numlock untuk mengaktifkannya, lalu tekan tombol angka yang berada dibawah tombol numlock untuk menggerakkan pointer sesuai dengan arah yang ada.

    k9-webprotection-32 | Pengamanan PC saat ber-Internet

    Satu lagi nih, software yang menurut ane penting banged buat sobat koleksi yaitu k9-webprotection-32. Software ini berguna buat melindungi komputer sobat dari spyware, malware, ataupun virus yang dicurigai, masuk ke komputernya sobat. Selain itu bisa juga digunakan buat memblokir segala situs pornografi, untuk menjaga anak-anak ataupun para user agar tidak membuka situs tersebut dalam bermain internet. Buat anda yang sering online nya di komputer sendiri, saya pikir software ini penting buat keamanan komputer anda.


    Cekidot...


    Untuk mendownload, silahkan klik disini

    Saat menginstal, anda akan diminta untuk memasukkan cracknya. Untuk itu PC anda harus sambil terkoneksi internet. Ikuti saja langkah pendaftarannya, lalu crack nya akan dikirimkan ke e-mail anda. Copy crack yang dari e-mail anda lalu paste saat proses install softwarenya.

    pcman | Billing Warnet & Game Online Gratis

    Akhirnya selesai juga ujian semester. Kali ini ane mau share software nih ke sobat-sobat semua baik sobat blogger maupun bagi yang mampir. Barangkali ada yang butuh ataupun cuma sekedar mengoleksi, silahkan....

    Sesuai dengan judulnya, yang mau saya share kali ini adalah software billing. Sobat pasti tau dunk apa itu billing. Itu loh yang sering di warnet-warnet, yang bisa menghitung harga berdasarkan waktu yang sudah ditentukan. Keunggulan dari software ini yang pasti bersifat free, dan fitur nya sangat lengkap menurut saya. Mulai dari management waktu dan harganya, yang bisa kita atur sesuka hati, remote pc client, buku kas (untuk mencatat berapa pemasukan dan pengeluaran warnet), blokir situs porno, dan masih banyak lagi. Software ini juga bersifat multi user, yaitu bisa digunakan oleh banyak user sesuai dengan tingkatan yaitu dari pemilik, manager, dan operator. Setiap tingkatan sudah pasti memiliki hak akses yang berbeda. Jadi, demi keamanan bila anda pemilik warnet nya, akan lebih bagus menjadi pemilik dan membatasi hak akses dari manager ataupun operator. Barangkali settingannya yang diobrak-abrik oleh orang awam, wah gawat tuh. Padahal harga sejam nya tiga ribu, malah jadi seribu. Kan kacau. Bisa bangkrut warnetnya agan hehehe....


    Billing ini terdiri dari 2 tipe, yang pertama untuk server dan yang kedua untuk client. Untuk yang server setelah sobat menginstallnya, sobat perlu melakukan konfigurasi baik harga, ip adress, dll. Dan sebelum melakukan konfigurasi, sobat akan dimintai id dan password. Karena saya yakin sobat belum memiliki id dan password nya, maka sobat klik saja daftar, dan sobat akan dibawa kesitus resmi software ini. Isi form pendaftarannya dengan lengkap seperti mendaftar facebook, hehe.



    Dan untuk client, sobat hanya tinggal menginstal saja, dan setelah restart, sobat hanya diminta memasukkan ip address dari PC server sobat.








    Untuk mendownload, klik link dibawah:
    Download pcman server
    Download pcman client
     

    Turut saya sertakan juga tutorial lengkap menggunakan software ini. Untuk mendownload tutorialnya, silahkan klik disini.

    Facebook Twitter RSS